
SMK PGRI 1 NGAWI BERPARTISIPASI AKTIF DALAM LKS DIKMEN JAWA TIMUR 2026
Ngawi — SMK PGRI 1 Ngawi kembali menegaskan perannya dalam peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui keikutsertaan pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 6–10 April 2026 di Surabaya, Sidoarjo, dan Blitar, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan daya saing sumber daya manusia berbasis kompetensi.
Kehadiran SMK PGRI 1 Ngawi dalam ajang tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari proses pembinaan yang dirancang secara sistematis dan berorientasi pada kebutuhan dunia industri. Sekolah mengirimkan perwakilan terbaiknya pada tiga bidang kompetisi yang selaras dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja, yaitu:
• Information Network Cabling (Teknik Komputer dan Jaringan)
Saputra Pramahkota H.
• Electrical Installation (Teknik Instalasi Tenaga Listrik)
Miftakhul Huda
• Digital Construction (Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan)
Farellino Hajjar H. dan Iqbal Yusuf P.
Kepala SMK PGRI 1 Ngawi menegaskan bahwa partisipasi dalam LKS merupakan bagian dari strategi kelembagaan untuk menjaga keselarasan antara proses pembelajaran dengan standar kompetensi industri. Menurutnya, LKS menjadi sarana penting untuk mengukur capaian belajar siswa secara nyata. “Ajang ini tidak hanya kompetisi, tetapi juga menjadi tolok ukur mutu pendidikan vokasi,” ungkapnya.
Dalam perspektif akademik, LKS berperan sebagai sistem pembanding (benchmarking) yang memungkinkan sekolah menilai efektivitas pembelajaran berbasis praktik. Sistem penilaian yang digunakan mengacu pada standar nasional maupun internasional, sehingga peserta dituntut tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan analitis, ketelitian, efisiensi kerja, serta sikap profesional.
Proses persiapan kontingen dilakukan melalui tahapan terstruktur, meliputi:
• Seleksi internal berbasis kompetensi
• Pelatihan intensif menggunakan pendekatan industri
• Simulasi lomba dengan standar waktu dan penilaian aktual
• Pendampingan oleh guru produktif serta praktisi
Pendekatan tersebut dirancang untuk membentuk kesiapan yang utuh, baik dari sisi teknis maupun mental, sehingga peserta mampu beradaptasi dengan dinamika kompetisi.
Keikutsertaan dalam LKS juga memberikan dampak strategis bagi sekolah, di antaranya:
• Meningkatkan citra dan daya saing di tingkat regional
• Memperluas jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI)
• Menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan pasar kerja
• Mendorong terbentuknya lulusan yang siap kerja, inovatif, dan adaptif
Dengan semangat “SMK Bisa, SMK Hebat”, SMK PGRI 1 Ngawi optimis dapat menampilkan performa terbaik sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekosistem pendidikan vokasi di Jawa Timur.
Partisipasi ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada capaian prestasi, tetapi juga memperkokoh peran SMK sebagai institusi yang mampu menghasilkan tenaga kerja terampil sesuai tuntutan perkembangan industri.
Humas SMK PGRI 1 Ngawi