Parenting Class Perkuat Sinergi Menyongsong MPLS SMK PGRI 1 Ngawi

Parenting Class Perkuat Sinergi Menyongsong MPLS SMK PGRI 1 Ngawi

NGAWI – Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Komite Sekolah SMK PGRI 1 Ngawi bersama YPLP PGRI Perwakilan Ngawi menggelar Parenting Class bertema “Menyiapkan Generasi Ngawi: Remaja, Tantangan Zaman, dan Peran Orang Tua di Tengah Gelombang Investasi.” Kegiatan yang diikuti 864 calon wali murid ini menjadi salah satu forum parenting terbesar yang pernah diselenggarakan sekolah sebagai upaya memperkuat kemitraan antara sekolah dan keluarga sejak awal peserta didik memasuki jenjang pendidikan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Komite Sekolah, Drs. Hadi Santoso, M.Pd., dilanjutkan sambutan Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Ngawi, Drs. Eko Suwondo, M.Pd., dan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK PGRI 1 Ngawi, Dr. Farid Samsul Hadi. Ketiganya menegaskan pentingnya kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi perubahan dunia.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa masuknya investasi dan berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Ngawi membuka peluang kerja yang semakin luas. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila generasi muda memiliki kompetensi yang relevan, karakter yang kuat, kemampuan beradaptasi, serta kesehatan mental yang baik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan seseorang di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga oleh integritas, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan ketangguhan menghadapi perubahan.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Farid Samsul Hadi menegaskan bahwa SMK PGRI 1 Ngawi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan kompetensi vokasional, tetapi juga membangun peserta didik agar menjadi qurrata a’yun, yaitu anak yang menjadi penyejuk hati, kebanggaan keluarga, serta membawa manfaat bagi masyarakat. Visi tersebut diwujudkan melalui pembiasaan Salat Zuhur berjamaah, penguatan pendidikan karakter dan keagamaan, pengembangan kompetensi serta minat bakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, hingga pelibatan aktif peserta didik dalam kegiatan bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat untuk terus belajar sepanjang hayat.

Sementara itu, Drs. Hadi Santoso, M.Pd. menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh keselarasan peran sekolah dan keluarga. Orang tua diharapkan tidak hanya mendampingi anak dalam belajar, tetapi juga membangun komunikasi yang hangat, menjadi teladan, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sejak dini.

Senada dengan itu, Drs. Eko Suwondo, M.Pd. menegaskan bahwa YPLP PGRI Kabupaten Ngawi terus mendorong sekolah-sekolah di bawah naungannya untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, budaya, dan karakter bangsa. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus mampu membentuk manusia yang unggul secara intelektual sekaligus matang secara spiritual dan sosial.

Parenting Class ini menjadi rangkaian awal sebelum pelaksanaan MPLS yang dimulai pada 13 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, sekolah, Komite Sekolah, dan YPLP PGRI Kabupaten Ngawi berharap terbangun kesamaan visi antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi peserta didik. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan generasi Ngawi yang beriman, berkarakter, unggul dalam kompetensi, peduli terhadap sesama, serta siap mengambil peran dalam pembangunan daerah di tengah pesatnya perkembangan dunia industri.

Parenting Class Perkuat Sinergi Menyongsong MPLS SMK PGRI 1 Ngawi
Kembali ke Atas